Selama PSBB Gowa Wajibkan Sarung Tangan, Pertokoan Akan Ditutup


Kapolres Gowa AKBP Boy FS Samola menegaskan masih banyaknya ditemukan warga yang melakukan aktivitas selama PSBB (pembatasan sosial berskala besar).

Karena itu, Boy mengatakan  pihak Kepolisian bersama TNI dan Satpol PP tidak akan menurunkan intensitas patrolinya bahkan dengan adanya pelanggaran ini tindakan petugas akan semakin tegas.

” Seluruh toko dan tempat usaha yang tidak memiliki ijin beraktivitas sesuai aturan PSBB akan kami tindak tegas mulai sekarang,” terang AKBP Boy Samola, Selasa (12/5/2020) pagi.

Boy juga menambahkan bahwa mulai Senin (11/5/2020) setiap warga diwajibkan menggunakan sarung tangan. 

” Sekarang sarung tangan wajib digunakan oleh setiap warga. Dan saya kembali tegaskan kepada lapisan masyarakat baik warga Gowa maupun warga yang akan melintas ke Gowa agar dapat mengikuti aturan PSBB yang telah ditetapkan dan bila ditemukan akan dialihkan ke tempat asal mereka, ” tandas kapolres.

Pasca pemberlakuan PSBB di Kabupaten Gowa sejak Senin (4/5/2020) jajaran Kepolisian Resort (Polres) Gowa melalui Tim Patroli Skala Besar TNI, Polri dan Satpol PP telah mengamankan sebanyak 898 orang warga yang melakukan pelanggaran.

Beberapa pelanggaran yang dilakukan ke 898 warga tersebut diantaranya tidak menggunakan APD saat beraktivitas, berkerumun hingga keluyuran di tengah malam bahkan diantaranya ada yang diamankan saat mengadu ayam dan minum miras jenis tuak.

Mereka diamankan pasca tim patroli skala besar TNI Polri dan Satpol PP serta satgas Gakkum saat melakukan penyisiran di beberapa lokasi dan penyekatan di tiap pos covid -19.

Selain mengamankan 898 orang warga terdapat pula puluhan sepeda motor yang digunakan dan satu buah arena sabung ayam ikut dibawa ke Polres Gowa.

Umumnya warga yang melakukan pelanggaran ini didominasi kalangan pemuda bahkan kaum wanita dan anak-anak juga ikut diangkut ke Polres Gowa saat beraktivitas di malam hari.

” Tindakan yang dilakukan pihak Kepolisian kepada warga yang melakukan pelanggaran sejak awal pemberlakukan PSBB hingga kemarin Minggu malam kemarin yakni dilakukan pembinaan dengan arahan, berolahraga, penindakan dengan secara lisan maupun tertulis hingga pemeriksaan suhu badan dan rapid test,” ucap Kasubag Humas Polres Gowa AKP Mangatas Tambunan.

Dikatakan AKP Mangatas Tambunan, pihak Kepolisian tidak hanya memberikan pembinaan dan penindakan secara tertulis namun pemberian masker kepada para pemuda dan warga yang melintas ke Gowa diberikan masker secara cuma-cuma.

” Berdasarkan data yang ada, 898 pemuda yang diamankan kebanyakan  warga dari Kecamatan Somba Opu dan Pallangga, disusul beberapa kecamatan lainnya yang berada di wilayah dataran rendah di Kabupaten Gowa,” kata AKP Mangatas Tambunan.

Adapun jumlah penindakan yang dilakukan Satgas Gakkum Polres Gowa dalam kurun waktu tujuh hari pelaksanaan PSBB di Gowa diantaranya penindakan secara lisan sebanyak 421 kali kemudian penindakan secara tertulis sebanyak 477 kali bahkan dua kasus pidana dengan dua pelaku telah berproses hukum diantaranya dalam kasus penganiayaan terhadap petugas PSBB di pos covid-19 di Patung Badik kemudian kasus pengrusakan portal milik warga di Bontonompo.-


Sumber:
https://www.ujungjari.com/2020/05/12/gowa-wajibkan-sarung-tangan-toko-tak-miliki-ijin-buka-akan-ditutup-898-pelanggar-psbb-diproses

Post a Comment

Previous Post Next Post