Kenali Ciri-ciri Pelaku Begal Payudara Dekat UIN Alauddin Makassar


Sebanyak 10 orang mahasiswi UIN Alauddin, Makassar, menjadi korban begal payudara. Pelaku begal payudara ternyata sempat mencoba berinteraksi dengan korban.

"Dia tidak minta izin secara langsung, tapi langsung ji bilang ki 'kupegang'," ujar salah seorang korban, IR (21), kepada wartawan, Jumat (21/2/2020).

IR mengaku berpapasan dengan seorang pria yang langsung memanggil-manggil namanya. IR mengatakan sempat cuek saat mendengar panggilan pria tersebut.
Baca juga:
Pengakuan Korban Begal Payudara: Mulut Mau Disekap Pelaku Pakai Sapu Tangan

"Berpapasan dulu (dengan pelaku), sesuai pendengaranku, saya merasa dipanggil. Kayak namaku kudengar dia panggil," ujar IR.

IR mengatakan saat itu juga sedang mengendarai sepeda motor. Dia mengaku pelaku mencoba menegurnya saat sudah berkendara sekitar 200 meter ke dalam lorong gang.

"Saya sempat tidak hiraukan tapi karena berulang kali kukira mi kenalanku," imbuhnya.

IR lantas menghentikan kendaraannya hingga pria dimaksud mendekat. "Saya buka kaca helmku, saya ndag kenal, jadi saya bilang salah orang ki," ujar IR.

IR mengatakan pelaku merupakan pria yang tinggi badannya sekitar 170 sentimeter. Saat itu pelaku memakai kaus merah lengan panjang warna hitam serta mengenakan celana jins dan helm. Menurut IR, pria itu sempat kembali ke motornya sebelum pria dimaksud secara tiba-tiba kembali mendekati IR.

Namun salah seorang korban lainnya, KR, yang mengalami insiden pada waktu berbeda, mengatakan pelaku tanpa basa-basi langsung melakukan pelecehan seksual begal payudara.

"Pelaku pakai motor, saya tidak lihat mukanya tapi menurutku dia tinggi. Tiba-tiba saja dia pegang dari atas motor, habis itu kumaki-maki, dia santai ji pergi," ujar KR.

Hasil gambar untuk begal payudara

Diberitakan sebelumnya, puluhan mahasiswi UIN Alauddin, Makassar, menjadi korban begal payudara di sebuah gang sempit sepanjang sekitar 800 meter dan lebar 1,5 meter. Insiden pelecehan seksual tersebut dialami korban di sepanjang gang tapi pada waktu yang berbeda-beda.

Belum diketahui apakah pelaku begal payudara merupakan orang yang sama atau bukan. Polisi memastikan tengah melakukan penyelidikan terkait informasi ini.

"Pastilah kami selidiki. Sementara dalam penanganan, siapa pelakunya, kami upayakan ditangkaplah," ujar Kasubag Humas Polres Gowa AKP Mangatas Tambunan saat dimintai konfirmasi terpisah.

Post a Comment

Previous Post Next Post