Gadis Cantik bunuh Diri Karena jadi Korban Fitnah di Facebook


Fitnah itu pembunuhan karakter, dampaknya bisa lebih kejam daripada pembunuhan secara langsung.
Pernahkah Anda mendengar ada orang yang difitnah dan reputasinya hancur, hingga ia begitu menderita dan akhirnya bunuh diri?
Brandy Vela mengalami itu, akun Facebook gadis 18 tahun ini dipalsukan dan diisi dengan hal-hal tidak pantas. Akun ini menawarkan free sex dengan mengatasnamakan Brandy Vela, sehingga gadis ini mengalami online bullying dan stress dengan teror-teror yang diterimanya.
Hasil gambar untuk brandy bunuh diri"

Pada 29 November 2016, Brandy menembak dirinya sendiri di kamarnya…disaksikan oleh kakaknya Jackie yang berusaha mencegahnya bunuh diri. Sebelumnya ia telah mengalami online bullying, dikuntit, dan pelecehan selama berbulan-bulan.
Hampir 4 bulan setelah kematiannya, polisi menangkap pasangan Andres Arturo Villagomez (21) dan Karinthya Sanchez Romero (22) yang merupakan pelaku di balik online bullying terhadap Brandy Vela. Villagomez bersalah dalam hal mempublikasikan materi visual yang intim dan Romero bersalah dalam hal menguntit dan berpura-pura sebagai Brandy Vela.
Itulah mengapa fitnah lebih kejam dibandingkan pembunuhan, fitnah dapat berujung pada kematian seseorang seperti halnya pembunuhan…bahkan menyiksa orang itu sebelum kematiannya.
Kaget sekaligus khawatir dirasakan oleh keluarga Brandy Bela, seorang pelajar di Houston, Texas. Bagaimana tidak, remaja berparas ayu ini mengirimkan surat elektronik ke keluarganya bahwa ia berniat untuk bunuh diri.
Tak lama setelah menerima email tersebut, pihak keluarga pun langsung bergegas menuju ke rumah yang ditinggali Brandy. Benar saja, remaja itu didapati tengah menggenggam pistol yang ditempelkan ke dadanya.
Raul Vela, ayahnya, berusaha sekuat tenaga untuk merayu supaya Brandy memberikan pistol tersebut. Namun usahanya sia-sia. Brandy tetap pada pendiriannya. Ia ingin menghabisi nyawanya sendiri.
Ini diperkuat pula oleh investigasi kepolisian yang mengarah pada dugaan tersebut.
Berdasarkan temuan, ada seseorang yang mencuri foto-foto Brandy kemudian menjadikannya foto profil di situs jejaring sosial. Tak hanya itu, foto-foto itu juga dipajang di situs kencan termasuk dengan nomor teleponnya.
Sejak saat itu, Brandy kerap kali diganggu orang asing yang menawarinya tidur bersama. Diduga ia tak kuat menghadapi gangguan tersebut, akhirnya pelajar berusia 18 tahun ini pun memutuskan untuk bunuh diri. (*)
Pesan: Tolong jadikan ini pelajaran bagi semua yang membaca jawaban ini. Jangan pernah menjadi pelaku bullying. Jangan mengata-ngatai seseorang hanya untuk ‘lucu-lucuan’ karena itu tidak lucu. Jangan memalsukan identitas orang lain hanya untuk ‘bercanda’ karena itu dapat berdampak buruk pada reputasi orang itu. Jangan membuat hidup orang lain susah hanya karena Anda iri pada orang itu. 
Strong people don’t put others down, they lift them up.

Post a Comment

Previous Post Next Post