7 Pertanyaan Kehidupan yang masih Misteri



Why does the universe (life) exist? Why does anything exist at all? Why is there something rather than nothing? How can something (a universe) come from nothing? If God does exist, where is He from? Where does His source of power come from? How can He exist by himself? (terjemahan bebas: Mengapa ada kehidupan? Mengapa harus ada ‘sesuatu’ [kehidupan]? Mengapa sesuatu [kehidupan] itu ada ketimbang ketiadaan? Bagaimana alam semesta itu terbentuk dari ketiadaan? Jika Tuhan benar-benar ada, dari mana asal-Nya? Dari mana asal kekuatan-Nya? Bagaimana dia bisa ada dengan sendiri-Nya?)


Why am I here? Out of all the chances to not exist, why do I exist? (terjemahan bebas: Mengapa aku ada? Mengapa dari sekian banyak kemungkinan untuk tidak ada, aku ada?)


Why was I born in this age (the ‘90s)? Why wasn’t I born in the past (ex. 1835, 1270, 500, 10, 70BC, 202 BC or later in the year of 3018, 8018, 10.0018)? Why was I born in Indonesia? Why not in England, U.S., or Japan or anywhere else for example)? Why was I born to this family? Why was I born with this gender? Is life predestined? Is there such thing as destiny or fate?(terjemahan bebas: Mengapa aku terlahir di zaman ini [tahun 90an]? Kenapa aku tidak terlahir di masa lalu [misal pada tahun 1835, 1270, 500, 10, 70SM, 202SM atau pada tahun-tahun kemudian seperti pada tahun 3018, 8018, 10.018]? Mengapa aku terlahir di Indonesia? Kenapa tidak di Inggris, AS, atau Jepang atau entah dimana selain Indonesia misalnya? Mengapa aku terlahir di keluarga ini? Mengapa aku terlahir dengan jenis kelamin ini? Apakah hidup telah ditentukan? Apakah nasib atau takdir itu sungguh ada?)


Who am I? Am I my brain? Are we living in a simulation? (terjemahan bebas: Siapa aku? Apakah aku adalah sekedar otak [pikiran] -ku semata? Apakah aku [kita] sedang berada dalam simulasi?)


What happens after death? Where do people go when they die? Is there life after death? Do heaven and hell really exist? (terjemahan bebas: Apa yang terjadi pada saat kita mati? Kemana kita pergi setelah kita mati? Apakah ada kehidupan setelah kematian? Apakah surga dan neraka itu benar ada?)


What was there in the begining? What was there before the begining? (terjemahan bebas: Apa yang ada/terjadi di permulaan? Bagaimana kondisi sebelum permulaan?


Dan yang paling absurd — yang tidak lain dan tidak bukan — adalah fundamen dari setiap pertanyaan-pertanyaan di atas: What is the meaning of (my) life? (Apa arti kehidupan [-ku]?) Apakah benar hidup itu seperti kabut/uap yang muncul sesaat dan lenyap seketika?

Post a Comment

Previous Post Next Post